Citra yang dihasilkan tidak selalu menampakkan karakteristik
geometric dan spasial yang sebenarnya dari bagian tubuh. Karakteristik struktur
anatomi dan obyek yang dapat diubah bentuknya meliputi:
Perubahan ukuran (relative).
Misalnya : elongation (pertambahan panjang), dsb.
Perubahan bentuk.
Perubahan letak di dalam tubuh.
Pada radiografi, kebanyakan distorsi dihasilkan dari variasi
magnifikasi obyek yang berlainan tempat dan arah dari obyek tersebut terhadap
berkas sinar-x.
Penyebab Distorsi
pada Radiografi
Seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa ukuran
relative dan posisi dari obyek mengalami distorsi oleh karena :
metode proyeksi pencitraan medik yang biasa digunakan pada
prosedur radiografi dan floroskopi.
variasi magnifikasi (pembesaran) obyek yang berlainan tempat
dan arah dari obyek tersebut terhadap berkas sinar-x.
jarak antara garis tengah struktur sejajar film yang tidak
tegak lurus dengan pusat sinar-x (Central Ray/CR).
disebabkan oleh jarak focus-film (FFD), film-objek (FOD).
Semakin dekat jarak film dengan obyek (FOD) semakin kecil
bayangan penumbra yang terbentuk pada film, semakin besar jarak film dengan
obyek maka semakin besar bayangan penumbra yang terbentuk pada film.
Semakin tinggi jarak fokus dengan film (FFD) semakin kecil
bayangan penumbra yang terbentuk pada film, begitu juga sebaliknya.
Magnifikasi Geometri pada Radiografi
Magnifikasi (pembesaran) obyek ditentukan oleh perbandingan
jarak. Jarak dari focal spot ke reseptor (FFD) yang sepanjang 150 cm biasanya
digunakan untuk pemeriksaan thorax agar menghasilkan magnifikasi yang sedikit
dan juga untuk menghindari terjadinnya distorsi.
Cara Untuk Mengurangi Distorsi
Ada beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk mengurani efek
daripada distorsi ini, antara lain :
Meminimalkan jarak
film-obyek / FOD berarti mengurangi
resiko ketidaktajaman dan mengurangi perbesaran citra/bayangan yang
dibentuk pada film.
Pastikan methode proyeksi penyinaran yang diterapkan pada
pasien tidak mengakibatkan (objek) dalam hal ini pasien merasa kurang nyaman
sehinngga pasien cenderung bergerak dan akan mengakibatkan ada jarak/celah
antara fil dengan objek sehingga efek magnifikasi (pembesaran) semakin besar
Sebelum melakukan eksposi, pastikan garis tengah struktur sejajar filmtegak lurus
dengan pusat sinar-x (Central Ray/CR).
Sumber : http://ajunkdoank.wordpress.com




0 komentar:
Posting Komentar